IPTEK
BERITA FOTO
NASIONAL
Pemerintah Bantah Isu Pemindahan Gajah, JGN Soroti Dampak Kesejahteraan Satwa
Banda Aceh (Meulabohnews): Pemerintah melalui otoritas konservasi menanggapi kembali mencuatnya isu rencana pemindahan tiga gajah Sultan, Tanti, dan Aini dari TWA Holiday Resort ke Central Park Zoo & Resort di Pancur Batu, Deli Serdang.
Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik, Direktorat Jenderal KSDA Kementerian Kehutanan, Dr. Ahmad Munawir, S.Hut., M.Si., meminta publik untuk mempercayai informasi resmi dari pihak berwenang.
“Percaya kepada pihak yang berwenang yaitu BBKSDA Sumut,” ujarnya dalam pesan singkat, Jum’at 3 April 2026.
Senada dengan itu, Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Novita Kusuma Wardani, S.Hut., M.AP., M.Env., membantah kabar yang menyebutkan pemindahan dilakukan akibat keterbatasan lahan di TWA Holiday Resort.
Ia menegaskan bahwa dukungan anggaran masih mencukupi, bahkan program pemulihan dan pengembangan kawasan tengah disiapkan.“Anggaran masih cukup, sudah ada juga program pemulihan dan pengembangan TWA segera dalam waktu dekat,” kata Novita.
Di sisi lain, penolakan terhadap rencana pemindahan datang dari kalangan pegiat lingkungan. Ketua Jaringan Gajah Nusantara (JGN), Fauzul Munandar, menilai relokasi tersebut sebaiknya tidak dilakukan karena berpotensi mengganggu kesejahteraan satwa.
Menurutnya, TWA Holiday Resort memiliki karakter lingkungan semi-liar yang lebih sesuai bagi kehidupan gajah dibandingkan kebun binatang.
“Alamnya lebih mendukung, makanannya alami, dan ruang geraknya lebih luas. Ini penting untuk menjaga kesehatan fisik dan psikologis gajah, apalagi mereka baru saja mulai membentuk stabilitas sosial,” ujarnya dalam siaran persnya.
Isu pemindahan tiga gajah ini kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Sebelumnya, kabar serupa sempat mencuat pada 18 Januari 2026, namun dibantah oleh pengelola TWA Holiday Resort dan disebut sebagai hoaks.
Memasuki awal April, isu tersebut kembali menguat setelah beredarnya foto plang kandang gajah di Central Park Zoo & Resort serta rekaman percakapan yang diduga melibatkan petugas kebun binatang.
Munculnya bukti-bukti tersebut memicu kembali perdebatan publik terkait kebenaran rencana pemindahan dan transparansi pengelolaan satwa dilindungi.
POLHUKAM
Kapolres Aceh Barat Gelar Sosialisasi Karhutla 2026, Antisipasi Dampak El Nino dan Kemarau Panjang

Aceh Barat (Meulabohnews) – Dalam rangka mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I. membuka kegiatan Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Aula Kantor Dinas Cabang Pendidikan Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten setempat, Rabu 15 April 2026.
Dalam sambutannya, Kapolres Aceh Barat mengatakan kegiatan sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, dan aparatur gampong dalam upaya mengurangi risiko bencana kebakaran hutan dan lahan yang diperkirakan meningkat akibat fenomena El Nino.
Menurut informasi BMKG, akan terjadi gelombang El Nino yang menyebabkan suhu udara panas di wilayah Asia Pasifik sehingga berpotensi memicu kemarau panjang dalam beberapa waktu ke depan,” ujar AKBP Yhogi Hadisetiawan.
Ia menegaskan, Kabupaten Aceh Barat merupakan salah satu daerah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan sehingga diperlukan langkah antisipasi sejak dini.
Selain berdampak pada lingkungan, Karhutla juga berpotensi mengganggu sektor pertanian yang menjadi perhatian utama pemerintah, terutama jika terjadi gagal panen akibat cuaca ekstrem.
Kapolres meminta para keuchik dan aparatur gampong untuk memastikan ketersediaan sumber air di wilayah masing-masing sebagai langkah awal penanganan apabila terjadi kebakaran. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Menurutnya, sejumlah faktor yang kerap menjadi penyebab Karhutla antara lain pembukaan lahan dengan cara dibakar, puntung rokok yang dibuang sembarangan, pembakaran sampah, cuaca panas berkepanjangan, serta kondisi lahan gambut yang mudah terbakar.
“Dampak Karhutla sangat besar, mulai dari kabut asap yang membahayakan kesehatan, gangguan pernapasan atau ISPA, kerusakan hutan dan ekosistem, kerugian ekonomi, hingga terganggunya aktivitas masyarakat,” katanya.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Wakapolres Aceh Barat Kompol Hari Purnomo, unsur TNI, pejabat utama Polres Aceh Barat, perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan, para kapolsek jajaran, serta aparatur gampong di wilayah Aceh Barat.
Melalui sosialisasi ini, Polres Aceh Barat berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama untuk melindungi lingkungan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
PILIHAN EDITOR
Kapolres Aceh Barat Gelar Sosialisasi Karhutla 2026, Antisipasi Dampak El Nino dan Kemarau Panjang
Aceh Barat (Meulabohnews) – Dalam rangka mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I. membuka kegiatan Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026…
Cegah Karhutla, Kapolres Aceh Barat Ingatkan Sanksi Pidana dan Denda Miliaran Rupiah
Aceh Barat (Meulabohnews) – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat mempertegas komitmennya dalam mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukum setempat. Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K,…
MTsS Harapan Bangsa Aceh Barat Rumuskan Visi-Misi Baru untuk Perkuat Daya Saing Madrasah
Aceh Barat (Meulabohnews) – Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Harapan Bangsa Aceh Barat menggelar kegiatan perumusan visi dan misi tahap I pada Rabu (15/4/2026) dengan mengusung tema “Membangun Generasi Cerdas, Berakhlak,…
MTsS Harapan Bangsa Aceh Barat Rumuskan Visi-Misi Baru untuk Perkuat Daya Saing Madrasah
Aceh Barat (Meulabohnews) – Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Harapan Bangsa Aceh Barat menggelar kegiatan perumusan visi dan misi tahap I pada Rabu (15/4/2026) dengan mengusung tema “Membangun Generasi Cerdas, Berakhlak,…
Mencari Perusak Gambut Rawa Tripa
Nagan Raya (Meulabohnews) – Lahan Gambut Rawa Tripa, di Gampong Kuala Seumayam dan Pulo Kruet, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh saat ini mulai diekspansi. Tutupan pohon permukaan gambut…
